Pendidikan Kesetaraan Dijalankan Serius Donk
Oleh: Hendra Efivanias
Keberadaan sejumlah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan dianggap masih asal-asalan. Pasalnya, masih ada PKBM yang belum menjalankan fungsinya sesuai aturan yang berlaku.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, HM Wardan MP ketika menutup pelatihan pengembangan kurikulum non formal di Hotel Ratu Mayang Garden, Selasa (12/7), seharusnya PKBM lebih serius menata programnya. Sehingga, pelaksanaan pendidikan kesetaraan, baik untuk Paket A, B dan C jauh lebih baik.
Diterangkan dia, Disdik sangat menyayangkan jika PKBM hanya dimanfaatkan sebagai legalitas peserta didik agar mereka bisa jadi peserta ujian kesetaraan. Sementara, mereka enggan mengikuti proses belajar mengajar yang seharusnya wajib dijalani.
Karena itulah, Wardan menekankan agar PKBM harus menertibkan aktivitasnya dengan mewajibkan peserta didik mengikuti proses belajar mengajar. Waktunya juga harus selama tiga tahun sebagaimana yang dilakukan di sekolah-sekolah formal. "Jika tidak sampai tiga tahun, peserta didik tak boleh ikut ujian kesetaraan," tegas Kadisdik.
Masalah lainnya, Disdik melihat ada perbedaan mencolok dari jumlah peserta didik PKBM dengan peserta ujian kesetaraan. Buktinya, jumlah peserta didik yang mengikuti aktivitas belajar rutin di PKBM lebih sedikit dibanding peserta ujian kesetaraan.
Kadisdik juga berharap agar para tutor di PKBM mengembangkan potensi dirinya. Diantaranya lewat pelatihan yang diberikan Disdik saat ini. "Kami berharap, tutor melakukan perubahan dalam proses pembelajaran yang mereka terapkan ke peserta didik setelah ikut pelatihan ini," katanya.
Hal ini juga akan mempengaruhi pada hasil lulusan PKBM. Apalagi, penyandang ijazah kesetaraan mempunyai peluang yang sama dengan lulusan pendidikan formal. Dengan ijazah kesetaraan, para lulusan sebenarnya dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Baik negeri maupun swasta. Disamping itu, bisa juga dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan. Tak hanya di instansi swasta, tapi juga negeri.
http://www.riaucerdas.com/2011/07/pendidikan-kesetaraan-dijalankan-serius.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar